Tips Agar Kucing Tidak Menggigit

Tips Agar Kucing Tidak Menggigit

Posted on 09:03 - 26 Apr 2019
Cornila Desyana Cornila Desyana Penulis dan Penyuka Binatang

paw friends yang memelihara kucing, terutama kucing lokal, pasti pernah mengalami momen sedang jalan di rumah dan tiba-tiba si kitty mengejar lalu menggigit kaki. Atau waktu paw friends lagi santai, mendadak si pus datang dan gigit tangan/jari paw friends. Main dengan kucing memang seru dan lucu, tapi jadi menyebalkan ketika dia melakukan “serangan” dadakan dan “serius”.

Kenapa kucing suka menggigit?

Ada banyak alasan mengapa kucing suka menggigit. Misalnya saja kucing yang berusia di bawah 2 tahun sering kali melakukan perkelahian kecil dengan saudara-saudaranya. Saat berkelahi, mereka akan saling menggigit dan bergumul. Itu dilakukan tanpa maksud saling menyakiti, tapi sekadar bermain dan bersenang-senang.

Kalau kucing paw friends yatim piatu atau tidak punya teman sepermainan, secara naluriah ia akan tetap melakukan permainan itu, terutama saat bosan. Alih-alih berkelahi dengan sesama anak kucing, lawan yang dia pilih adalah mainan, bantal, alas kaki, atau bahkan kaki dan tangan paw friends.

Penyebab lain kucing menggigit karena ia merasa takut atau gelisah dengan lingkungan di sekitarnya. Seperti kehadiran orang baru, kemunculan anjing yang terlihat mengancamnya, ataupun suara bernada tinggi yang menusuk telinganya.

Terkadang, usapan atau belaian di bagian perut kucing bisa membuatnya menggigit tangan paw friends. Ini terjadi sebab kucing merasa tidak nyaman atau terusik dengan belaian paw friends.

Kemunculan penyakit gigi atau infeksi gusi juga bisa membuat kucing menjadi lebih agresif, hingga dia mudah menggigit apa pun dan siapa saja di dekatnya. Untuk memastikan ada tidaknya permasalahan di rongga mulut kucing, paw friends perlu membawanya ke dokter hewan.

Apa yang seharusnya dilakukan bila kucing menggigit?

Siapa pun tidak suka diomeli, termasuk kucing. Meski si pus menyerang dan menggigit kaki atau tangan paw friends, sangat disarankan untuk tidak menghukumnya secara fisik. Seperti memukul, menendang, atau melempar kucing.

Selain akan melukai tubuh kucing, memberikan hukuman fisik hanya akan membuat kucing tidak percaya dengan paw friends dan ia akan semakin agresif. Alih-alih kucing akan berhenti menggigit, ia pun bakal lebih sering menyerang siapa pun yang ada di sekitarnya.

Daripada memarahi dan menghukum kucing, ada baiknya paw friends memberikan respons yang lembut. Saat kucing menangkap kaki atau tangan paw friends dan menggigit, misalnya, secara perlahan lepaskan gigitan itu dan ajak kucing ngobrol. Sambil mengelus kepalanya, katakan ke kucing agar ia tidak menggigit. Dengan interaksi seperti itu, kucing akan paham untuk tidak menggigit lagi.

Belaian di perut kucing bisa membuat dia menggigit tangan paw friends
Belaian di perut kucing bisa membuat dia menggigit tangan paw friends. Foto: Alexander Andrews/ unsplash.com

Bagaimana cara agar kucing tidak menggigit?

Untuk bagian ini, paw friends perlu yakin dulu bila memang tidak ada masalah atau penyakit di rongga mulutnya. Biasanya, kucing yang mengalami infeksi di rongga mulut atau giginya akan mencoba menggigit saat paw friends berniat memeriksa mulutnya. Tapi kalau paw friends memegang area mulut kucing dan ia bersikap biasa saja, tidak menggeram dengan maksud menerkam tangan paw friends, bisa dipastikan kucing dalam keadaan sehat. Ia pun hanya berniat mengajak main paw friends melalui gigitannya.

Nah, agar kucing bisa bermain tanpa menggigit, coba salurkan gigitannya itu ke mainan interaksi. Maksudnya, paw friends perlu memilih satu mainan berupa “mangsa” si kucing, seperti boneka tikus atau burung kecil yang diikatkan ke tali. Lalu liukkan tali itu di depan kucing, dan biarkan dia mencoba menangkap serta menggigitnya.

Ajak kucing bermain tangkap mangsa dua atau tiga sesi dalam sehari. Jangan terlalu sering, supaya kucing tidak cepat bosan dan kembali memangsa tangan atau kaki paw friends.

Kasih kucing mainan untuk digigit agar tidak menggigit tangan atau kaki
Kasih kucing mainan untuk digigit agar tidak menggigit tangan atau kaki. Foto: Ferenc Hovart/unsplash. com

Tapi bagaimana bila saat bermain, kucing tetap menyerang kaki atau tangan paw friends? Kalau itu yang terjadi, langsung hentikan permainan dan tinggalkan si pus. Dengan begitu, kucing akan belajar kalau gigitannya bisa membuat kesenangannya berakhir.

Cara lain untuk membuat kucing tetap sibuk, sediakan kantong kertas atau koran tak terpakai. Sehingga kucing akan menyalurkan energinya dengan menggigit dan mengais kertas hingga robek. Cara ini juga bisa bantu kucing untuk melepaskan kebosanannya.

Menambah anggota keluarga dengan kucing kecil juga bisa mengurangi kecenderungan kucing akan menggigit tangan atau kaki paw friends, loh. Sebab dengan kehadiran si adik kecil, kucing akan punya teman bermain dan berantem.

Selain itu, paw friends juga perlu lebih peka dengan sikap si pus. Ketika paw friends mendekati dan berniat mengelusnya, coba perhatikan gerak tubuh kucing, apakah ia mau dielus atau tidak. Kalau si kucing sedang emoh dimanja, jangan dipaksakan. Sebab ia akan datang ke paw friends, dengan sendirinya, bila memang ingin bermanja-manjaan.

Cara mengobati gigitan kucing
Cara mengobati gigitan kucing. Foto: TaniaVdB

Cara Mengobati Gigitan Kucing

Kadang, kucing bisa menggigit dan meninggalkan bekas luka menusuk yang agak dalam. Kalau ini yang terjadi pada paw friends, lekas bersihkan luka dengan sabun dan air.  Setelah membilas luka hingga bersih, oleskan salep antibiotik, lalu ulangi pengobatan hingga luka kering dan sembuh.  

Tindakan ini perlu segera dilakukan sebab infeksi dari gigitan kucing dapat bertahan selama 12 jam. Bila itu terjadi, bisa jadi luka di tangan atau kaki paw friends akan membengkak kemerahan, mengeluarkan nanah, dan menyebabkan demam.

Selain segera membersihkan dan mengobati luka, penting untuk paw friends ingat kapan terakhir kali mendapatkan suntikan tetanus. Kalau paw friends belum suntik tetanus dalam lima tahun terakhir, segera ke dokter untuk memperoleh suntikan itu, maksimal tiga hari setelah gigitan si pus. Sehingga luka gigitan tidak menimbulkan penyakit lain.

Sedangkan bila korban gigitan adalah kucing lain yang ada di rumah, paw friends perlu membersihkan lukanya dengan hidrogen peroksida. Jangan tutupi luka kucing dengan plester atau kain kasa, tapi langsung bawa dia ke dokter hewan. Tindakan ini penting, sebab gigitan dari kucing ke kucing akan mudah menularkan infeksi, apalagi bila si kucing belum pernah divaksin.

Di sisi lain, paw friends perlu memastikan bila si pus sudah memperoleh vaksin rabies. Sehingga tertutup kemungkinan ia akan menularkan penyakit itu. Namun bila sertifikat imunisasi rabiesnya sudah lewat tenggat waktu, paw friends perlu mengkarantina si pus di dokter hewan, selama 30 hari, untuk memastikan bahwa tak ada tanda rabies padanya.

Profil Penulis
Cornila, ibu dari dua putri dan satu putra, yang juga sibuk sebagai parent dari dua kucing, dua kelinci, dua kura-kura brazil, dua hamster dan satu anaknya, dua ikan cupang, dua ikan mas, dan dua ikan manfish.
scroll to top