Kutu Kucing? Ini Cara Membasminya

Kutu Kucing? Ini Cara Membasminya

Posted on 10:10 - 24 Sep 2019
Cornila Desyana Cornila Desyana Penulis dan Penyuka Binatang

Kutu kucing atau Ctenocephalides felis. Bagi paw friends yang memelihara kucing, pasti pernah ketemu si kutu yang lagi mondar-mandir di balik bulu si pus.

Sama seperti kebanyakan kutu, bentuk si kutu kucing terbilang kecil, warnanya hitam, lihai bersembunyi, dan bikin kucing kegatalan. Tapi apakah si kutu cuma bikin kucing merasa gatal? Ternyata enggak. Si kutu juga bisa bikin banyak masalah…

Kucing liar lebih mudah terpapar kutu kucing
Kucing liar lebih mudah terpapar kutu kucing. Foto: Pexels

 

Bagaimana kucing bisa terpapar kutu kucing?

Umumnya, kutu kucing lebih banyak ditemukan di permukaan kulit kucing liar (kucing yang hidup di jalanan). Penyebabnya tentu saja karena gaya hidup kucing jalanan yang tidak bersih. Mereka tidur di sembarang tempat, makan makanan yang jauh dari kata bersih, dan bisa dibilang nggak pernah mandi.

Kucing liar juga sering ketemu dengan hewan berbulu dan liar lainnya, yang mungkin memiliki kutu, seperti tikus dan anjing. Dengan keterampilan lompat jauh, sekitar 160 kali panjang tubuhnya, si kutu bisa mudah pindah dari satu inang ke inang lainnya, atau dari tanah langsung melompat ke tubuh kucing.

Lalu bagaimana dengan kucing rumahan? Apa mereka bisa dihinggapi kutu kucing juga? Jawabannya, bisa saja.

Misalnya nih, saat kucing paw friends main ke luar rumah atau tetiba ada kucing tak diundang yang bertandang ke rumah paw friends. Di waktu itu, bisa jadi kucing paw friends bertemu dengan kucing yang punya kutu, dan menular lah kutu itu ke kucing Anda. 

Salah satu tanda kucing terjangkit kutu adalah menggaruk.
Foto: Pixabay

 

Bagaimana tanda kucing terpapar kutu kucing?

Kucing yang terjangkit kutu kucing, biasanya:

  • Sering menggaruk bagian kepala dan telinga
  • Menjilati bagian perut dan badan bawah, terutama di antara kaki belakang
  • Mengunyah atau menggigit diri sendiri
  • Mengalami kebotakan bulu, terutama pada punggung atas, karena garukan dan gatal
  • Mengalami kulit kemerahan
  • Muncul butiran hitam di kulitnya

Menurut Dr. de Jong di goodhouskeeping.com, butiran hitam itu sebenarnya adalah kotoran kucing. “Jika kamu mengambil salah satu kotoran itu dan membasahinya dengan setetes air, butiran akan berubah menjadi merah, karena itu darah kering kucing," katanya.
 

Terjangkit kutu kucing.
Foto: Buenosia Carol/ pexels.com

 

Apakah kutu kucing bisa menularkan penyakit ke kucing?

Untuk pertanyaan di atas, jawabannya bisa!

Bagi kucing, gigitan kutu kucing nggak hanya bikin gatal, tapi juga bisa menularkan penyakit mematikan untuk kucing. Di antaranya:

  • Anemia. Kucing yang terlalu lama dihinggapi kutu bisa mengalami anemia, karena terlalu banyak darah yang diisap si kutu. Untuk anak kucing, anemia ini bisa berakibat fatal. “Kutu-kutu pada anak kucing ibarat vampir, mereka bisa mengisap darahnya sampai anak kucing kurus kering, ”kata Dr. Cathy Lund di petmd.com.

  • Cacing pita. Bisa hinggap di mana saja dan isap darah dari hewan apa pun, kutu pun membawa banyak penyakit, salah satunya cacing pita, yang bisa ditularkan ke kucing paw friends juga.

Alexas_Photos / pixabay.com
Foto: Alexas_Photos / pixabay.com

Apakah Kutu Kucing Menular ke Manusia?

Meski disebut kutu kucing, ternyata si kutu nggak hanya berbahaya buat kucing, tapi juga bisa menularkan penyakit ke manusia. Seperti:

  • Murine Typhus. Murine typhus disebabkan oleh bakteri yang dibawa kutu dari tikus atau kucing jalanan. Saat kutu kucing menggigit manusia, bakteri itu bisa ikut tertularkan. Gejala penyakit ini: sakit perut, mual, muntah, dan demam yang sangat tinggi hingga 40,5 derajat Celcius.

  • Reaksi alergi. Bekas gigitan kutu biasanya mirip gigitan nyamuk, tapi ukurannya lebih kecil. Meski kecil, gigitan nyamuk ini bisa menyebabkan gatal-gatal, mata merah, ataupun pembengkakan pada bagian yang digigit. 

  • Cacing pita. Untuk penyakit yang satu ini, tidak ditularkan kutu kucing lewat gigitannya. Tapi seseorang bisa terjangkit cacing pita kalau tidak sengaja menelan kutu, yang bisa terjadi pada anak-anak balita saat mengemut tangan atau mainannya. 

Cara membasmi kutu kucing
Cara membasmi kutu kucing. Foto: The Spruce Pets 

 

Bagaimana cara menghilangkan kutu dari kucing?

Hal pertama yang harus dilakukan untuk basmi kutu kucing adalah rajin menyisir bulu dan memandikannya. Saat menyisir bulu kucing, paw friends akan menemukan satu, dua, atau beberapa kutu di antara bulu kucing. Ambil dan kumpulkan kutu-kutu itu dalam stoples kecil, lalu berikan cairan pemutih untuk membunuhnya.

Selanjutnya, mandikan kucing dengan sampo kucing atau sampo bayi. Gosok-gosok bulu kucing dan pijat tubuhnya dengan lembut. Terakhir bilas kucing hingga bersih, untuk membuang sisa kutu.

Untuk sentuhan terakhir, bubuhkan sedikit bedak di badan kucing yang sudah kering dari air mandi. Jangan terlalu banyak, ya… agar bubuk bedak tidak masuk ke hidung atau mulut kucing.

Dengan rutin melakukan grooming, tubuh kucing bisa selalu bersih dan aman dari kutu kucing.

 

scroll to top