Monty, Kucing Tanpa Tulang Hidung yang Dicintai Banyak Orang

Monty, Kucing Tanpa Tulang Hidung yang Dicintai Banyak Orang

Posted on 15:03 - 09 Oct 2019
Andhini Puteri Lestari Andhini Puteri Lestari Content Expert & Dog Lover

I’m not purr-fect but pawsome!Tagline yang sangat pas untuk menggambarkan Monty, kucing menggemaskan yang terlahir tanpa tulang hidung dan tinggal di sebuah shelter karena pemiliknya mempunyai terlalu banyak kucing dan terpaksa menyerahkan sebagian kucing-kucingnya ke shelter.  

Sejak umur tiga tahun, Monty diadopsi oleh pasangan bernama Michael dan Mikala dari sebuah shelter di Copenhagen, Denmark. Kerap kali keputusan untuk mengadopsi hewan yang memiliki kelainan atau penyakit tertentu membuat calon adopter dilema. Dilema hati dan tanggung jawab, di mana jika keputusan adopsi yang dipilih, ia harus meluangkan lebih banyak waktu, biaya, perhatian, dan tanggung jawab lebih untuk merawatnya, namun jika memilih untuk tidak mengadopsi, maka hati terasa berat dan tidak tega. 

Pasangan Michael dan Mikala sepertinya tidak mengabaikan rasa dilema ini dan dengan mantap memilih Monty, kucing penderita kelainan kromosom (chromosomal abnormality) atau disebut juga Feline Down Syndrome, yang menyebabkan Monty tidak memiliki tulang hidung. Monty pun tinggal bersama mereka dan dua kucing mereka yang lain yang juga membuat mereka memiliki tanggung jawab besar; Mikkel, kucing dengan tiga kaki, dan Malle, seekor kucing gigantisme. Monty dibawa pulang ke rumah keluarga ini pada 30 Agustus 2013. 

Monty si kucing baik hati.
Monty si kucing baik hati. Foto: Dok. onegreenplanet.org

Monty si kucing baik hati

Meski wajahnya tak sempurna, hati dan sikapnya sangat manis. Sebelum diadopsi, Monty tinggal di sebuah kamar dengan sejumlah kucing-kucing agresif. Meskipun “room-mate” ini kerap menyerang Monty, ia tetap tenang dan tidak terpengaruh. 

Di rumah barunya ini, kelakuannya pun sangat manis. Ia sangat penyayang dan selalu bersikap ramah pada siapa pun, begitu juga pada anjing! Jika ia sedang merasa panik, biasanya ia hanya mengeong kecil dan tidak pernah agresif, apalagi mencakar. “Kepribadiannya sangat kuat! Jika ia menginginkan sesuatu, ia akan berteriak sampai kita melakukan apa yang ia mau,” ujar Michael.  

Michael dan Mikala memperlakukan Monty seperti anak sendiri.Foto: Facebook Montyboycat
Michael dan Mikala memperlakukan Monty seperti anak sendiri. Foto: Facebook Montyboycat

Monty kucing yang setia. Saat malam, ia tidak akan meninggalkan pasangan ini dan akan tetap bersama mereka sampai Michael dan Mikala terbangun. Karena perangainya yang sangat baik dan manis, Michael dan Mikala pun rela melakukan yang terbaik untuk Monty, “Suatu kali di musim panas, cuacanya sedang terasa sangat panas dan karena gerah, saya tidur tanpa selimut. Namun Monty tidak suka, yang ini artinya: ia tidak akan tidur sampai ada selimut yang menyelimutinya dan saya berkeringat sekali hari itu. Tapi saya akan melakukan apa saja untuk anak laki-laki saya ini,” ujar Michael. 

“Berbeda juga bisa menakjubkan”

Karena ketidaknormalannya ini, Monty jadi lebih sering bersin daripada kucing lainnya. Untungnya, meski tidak mempunyai tulang hidung, caranya  bernapas normal-normal saja. Hanya saja, seringkali saat ia tidur, ia akan mengompol dan membasahi selimut. “Monty memang terlahir seperti itu, jadi ini bukan salahnya dan untungnya biasanya hanya beberapa tetes yang akan membasahi selimut. Lagipula ini tidak setiap hari terjadi. Maka setiap kali kami menyadari selimutnya basah, kami akan segera mencucinya,” ujar Michael.

Dengan mengadopsi Monty, kedua pasangan ini punya misi yang mulia. “Kami berharap Monty bisa menjadi ambassador untuk kucing-kucing difabel lainnya atau  kucing yang penampilannya tidak sempurna di mata orang lain. Kami ingin menyebarkan pesan bahwa ‘tampak berbeda bukan berarti kamu tidak bisa jadi pribadi yang menakjubkan’,” ujar Michael dalam posting-an di laman Facebook yang dibuat untuk Monty. 

Monty sebagai Nyan Cat.Foto: Dok. Catster.com
Monty sebagai “Nyan Cat”. Foto: Dok. Catster.com

Misi ini sepertinya berhasil. Banyak yang tidak menganggap Monty sebelah mata. Buktinya, kini ia memliki banyak penggemar dari seluruh dunia. Di Facebook saja, ia kini memiliki ratusan ribu fans dan masih terus bertambah setiap harinya. Sampai pertengahan Agustus tahun ini saja, akun Instagram-nya saja sudah diikuti 665 ribu followers

Di depan sarung bantal bergambar wajahnya sendiri.
Di depan sarung bantal bergambar wajahnya sendiri. Foto: Facebook Montyboycat

Wajahnya yang mungil dan menggemaskan ini sangat populer, membuat Michael dan Mikala mulai menjual merchandise Monty mulai dari sweatshirt, t-shirt, hingga sarung bantal dengan harga yang cukup tinggi. 

Meskipun ketidaknormalan pada diri Monty membuatnya terlihat menarik dan lucu, Michael dan Mikala sangat menentang breeding kucing dengan permasalahan seperti ini, alias hanya demi “ingin mendapatkan tampilan yang unik”. “Kami pikir ini ide yang sangat buruk! Semua hewan berhak untuk dicintai dan diperlakukan dengan hormat,” ujar Michael. 

Profil Penulis
Andhini adalah Content Expert dan dog parents untuk Cola, Whiskey, & Benji. Selain sangat cinta pada dunia teater dan snacks, ia sangat suka pada binatang (semua binatang) selain musuh terbesarnya: kecoak!
scroll to top