Penyakit Kanker pada Anjing, Kenali Penyebab dan Cara Menanganinya

Penyakit Kanker pada Anjing, Kenali Penyebab dan Cara Menanganinya

Posted on 10:58 - 04 Feb 2020
Andhini Puteri Lestari Andhini Puteri Lestari Content Expert & Dog Lover

Tak hanya manusia yang bisa mengidap penyakit berat yang mengancam nyawa, anjing pun demikian. Berdasarkan data dari American Veterinary Medical Association (AVMA), 50% kematian hewan peliharaan di atas usia 10 tahun disebabkan oleh  penyakit kanker, dan seperti manusia.

Dibandingkan kucing, tingkat kanker pada anjing cenderung lebih tinggi. Penelitian dari Texas A&M University College of Veterinary Medicine mengungkapkan bahwa kecenderungan anjing  terjangkit kanker kulit 35 kali lebih tinggi dari kanker kulit pada manusia, pada kanker payudara, 4 kali lebih rentan dari manusia, dan 8 kali lebih tinggi berisiko terjangkit kanker tulang, dari manusia. 

Wajar saja jika paw friends akan panik ketika mengetahui bahwa anjing kesayangan ternyata terjangkit penyakit serius. Karena itu, coba simak ulasan di bawah ini dan semoga bisa menjawab segala pertanyaan paw friends seputar penyakit kanker pada anjing.

 

Q: Gejala apa yang bisa dilihat jika anjing paw friends mengidap penyakit kanker?

A: Menurut Dave Ruslander, veterinary oncologist dan ex-presiden Veterinary Cancer Society, tanda-tandanya sangat mirip dengan yang terjadi pada manusia. Mulai dari benjolan, luka yang tidak bisa sembuh, segala jenis pembengkakan, pembesaran kelenjar getah bening, pembekakan di tulang, pendarahan abnormal, dan sebagainya. 

Veterinary Oncologist Dr. MJ Hamilton of Crown Veterinary Services di Lebanon, mengatakan bahwa ada banyak gejala yang bisa diamati jika anjing paw friends terkena kanker, “Biasanya kita melihat perubahan besar pada tingkahnya di rumah. Perubahan sikap seperti berkurangnya mobilitas, tidak nafsu makan, collapse, atau susah buang air bisa jadi tanda-tanda.” 

Namun ada kalanya tidak ada tanda-tanda yang terlihat secara kasat mata. Maka sebaiknya, setiap kali anjing kesayangan tampak sedang sakit, atau ada tanda-tanda yang abnormal, segeralah bawa ke dokter. 

 

Q: Apakah penyakit kanker pada anjing cukup umum? Apa saja kanker yang umumnya mendera anjing?

A: Sebenarnya, penyakit kanker pada anjing cukup umum, terutama pada anjing di usia tua. Sebanyak 50% anjing di atas usia 10 tahun (usia 10-12 tahun) cukup rentan terjangkit kanker.  Secara general, tumor kelenjar getah bening, kanker kulit, kanker payudara, dan kanker tulang adalah beberapa yang cukup sering didera anjing.  Kanker lainnya ada juga  kanker mulut, otak, leher, lymphoma, leukemia, hingga prostat. 

 

Q: Apakah penyebab tingginya risiko penyakit kanker pada anjing?

A: Banyak veterinarians dan pemilik anjing yang memerhatikan bahwa biasanya anjing peliharaan yang menderita kanker, terjangkit penyakit ini di tahap terakhir di hidup mereka (usia tua). Namun sampai sekarang, belum ada penelitian pasti akan hubungan dari usia tua dan perkembangan sel kanker dalam tubuh anjing. Sejumlah peneliti berspekulasi bahwa usia tua bisa berhubungan dengan melemahnya sistem imun dan membuat sel kanker lebih mudah bermutasi menjadi sel kanker ganas. Jika hal ini benar, maka usia bisa jadi faktor yang berperan besar dalam kasus ini.   

Berdasarkan riset pada manusia dan hewan, penyakit kanker bisa dipicu oleh lingkungan, keturunan, virus, dan faktor nutrisi.  

 

Q: Apakah anjing dengan breed/tipe tertentu lebih rentan terkena kanker?

A: Large breed animals atau anjing-anjing berbadan besar cenderung lebih rentan terkena kanker daripada anjing-anjing kecil. Para ilmuwan percaya bahwa hormon yang berhubungan dengan jaringan/tissue dan pertumbuhan tulang (yang mana lebih kecil porsinya pada anjing kecil) bisa erat hubungannya dengan perkembangan sel kanker.

 Large breed dogs ini termasuk  German Shepherds, Golden Retrievers, Labrador Retrievers, Pointers, Boxers, English Settlers, Great Danes, Poodles, dan Siberian Huskies. Namun, breeds anjing yang biasanya berambut pendek, berbulu dan kulit terang/kurang pigmentasi lebih rentan terjangkit Hemangiosarkoma kulit (kanker yang sangat ganas dan biasanya hanya mempunyai survival rate 1 tahun setelah diagnosa. 

Angka kematian akibat kanker pada ras anjing tertentu
Angka kematian akibat kanker pada ras anjing tertentu
Sumber: ISRN Veterinary Science 

Q: Apa saja cara untuk mengurangi risiko kanker pada anjing?

A: Ikuti sejumlah tips berikut ini:

  • Jaga pola makannya, jangan sampai overweight!

Sebuah studi menunjukkan bahwa membatasi asupan kalori yang masuk pada hewan bisa mencegah atau memperlambat perkembangan sel tumor pada tubuh. Asupan kalori yang lebih rendah bisa mencegah pertumbuhan tumor, dan obesitas bisa meningkatkan risiko kanker pada manusia (pada anjing pun demikian). Ada koneksi antara glukosa berlebih, peningkatan sensitivitas insulin, inflamasi, dan stres oksidatif (faktor-faktor pada obesitas) dengan kanker.  

  • Beri makan makanan anti-inflamasi 

Apapun yang memicu atau mempromosikan peradangan dalam tubuh meningkatkan risiko kanker. Penelitian saat ini menunjukkan kanker sebenarnya adalah penyakit radang kronis, didorong oleh konsumsi  karbohidrat. Proses inflamasi menciptakan lingkungan di mana sel-sel abnormal berkembang biak.

Sel-sel kanker umumnya tidak dapat menggunakan lemak makanan untuk energi, sehingga jumlah lemak berkualitas tinggi yang baik secara nutrisi bermanfaat bagi anjing yang melawan kanker, didukung dengan pengurangan jumlah protein dan karbohidrat.

Kontributor utama lain untuk kondisi peradangan adalah diet yang terlalu tinggi asam lemak Omega-6 dan terlalu rendah pada Omega-3. Omega-6  dapat meningkatkan peradangan sementara Omega-3 melakukan yang sebaliknya. Makanan hewan olahan/kemasan biasanya mengandung asam lemak Omega-6 dan sedikit Omega-3. Maka ada baiknya untuk cek kembali kandungan nutrisi pada kemasan makanan anjing paw friends. 

Saat mengecek kandungan nutrisi pada kemasan makanan anjing, cek juga untuk tahap usia berapa makanan itu ditujukan. Kini semakin banyak perusahaan makanan anjing yang menyajikan makanan kemasan untuk anjing senior. Diet untuk anjing senior biasanya rendah lemak. Namun, jika ingin membeli satu macam dog food untuk semua anjing paw friends, pilihlah makanan anjing dengan label multi-stage, yang berarti bisa dikonsumsi untuk anak anjing, anjing dewasa dan anjing usia tua/senior. 

Pola makan sehat untuk hewan peliharaan Anda - yang anti-inflamasi dan anti-kanker - terdiri dari makanan asli, utuh, lebih baik lagi; mentah. Pola makan itu perlu pula mencakup protein berkualitas tinggi (termasuk daging otot, organ, dan tulang) serta lemak hewani dan EPA juga DHA (asam lemak Omega-3) yang tinggi. Jangan lupakan sayuran segar berkadar gula rendah seperti parsley, brokoli, kol, dan sayuran lainnya yang bagus untuk diet anjing, yakni labu, toge, kacang panjang, dan kacang polong.

  • Kurangi atau hilangkan paparan racun yang bisa terjangkau anjing Anda 

Ini termasuk pestisida kimia seperti obat-obatan pembasmi kutu, bahan kimia halaman (pembunuh gulma, herbisida, dan sebagainya), asap tembakau, pembasmi api, dan pembersih rumah tangga (deterjen, sabun, pembersih, pewangi ruangan).

Pantau anjing kesayangan agar tidak mengalami kontak langsung dengan bahan-bahan kimia termasuk bahan kimia pada pupuk.
Pantau anjing kesayangan agar tidak mengalami kontak langsung dengan bahan-bahan kimia termasuk bahan kimia pada pupuk.
Photo credit: Noel Lopez / Unsplash
  • Hindari mensterilkan anjing setidaknya sampai usia 18 bulan hingga dua tahun

Penelitian telah mengaitkan pemandulan dan sterilisasi dengan meningkatnya kasus kanker pada anjing. Lebih baik lagi, selidiki cara-cara alternatif untuk mensterilkan hewan peliharaan Anda tanpa mengganggu keseimbangan hormon-hormonnya.

  • Perhatikan protokol vaksin

Protokol vaksin harus dirancang untuk meminimalkan risiko dan memaksimalkan perlindungan, dengan mempertimbangkan ras, latar belakang, status gizi, dan vitalitas anjing yang bersangkutan. Berkonsultasilah dengan dokter hewan dan minta pendapat dari dokter-dokter hewan lainnya. 

 

Q: Apa saja penanganan kanker pada anjing?

A: Secara medis. berbicara seputar penanganan/treatment untuk anjing yang terjangkit kanker, umumnya direkomendasikan untuk kemoterapi, radiasi, dan operasi. Namun ada pula yang menyarankan treatment lain seperti terapi imun/terapi antibodi. 

Biasanya, dokter hewan anjing paw friends akan merekomendasikan penanganan terbaik untuk anjing kesayangan paw friends yang disesuaikan dengan tipe kanker dan kondisi anjing itu sendiri. 

 

 

Photo credit main image: Joao Victor/Unsplash

 

 

Profil Penulis

Andhini adalah Content Expert dan dog parents untuk Cola, Whiskey, & Benji. Selain sangat cinta pada dunia teater dan snacks, ia sangat suka pada binatang (semua binatang) selain musuh terbesarnya: kecoak!

scroll to top