Kucing Terkena Tungau Telinga? Cari Tahu Penanganannya di Sini

Kucing Terkena Tungau Telinga? Cari Tahu Penanganannya di Sini

Posted on 12:07 - 06 Mar 2020
Anisa Intan Anisa Intan Sales & Marketing paw Indonesia

paw friends yang memelihara kucing di rumah mungkin sering melihat si pus melakukan gerakan menggelengkan kepala. Walau terkadang lucu paw friends harus waspada jika gerakan tersebut terlihat sering dilakukan oleh kucing, apalagi diikuti dengan si pus menggaruk bagian kepala atau telinganya. Pasalnya, bisa jadi si pus terinfeksi parasit Otodectes Cynotis atau sering dikenal dengan tungau telinga (ear mites).

Walau tidak memberikan dampak fatal bagi nyawa kucing, jika dibiarkan tungau telinga bisa sangat mengganggu karena si pus akan merasakan gatal di telinga secara terus menerus. Terlebih lagi parasit kecil yang hidup dan memakan sel kulit mati dari telinga kucing ini bisa menular pada kucing atau hewan lainnya seperti anjing.

Rasa gatal juga bisa membuat si pus menggaruk telinga secara berlebihan sehingga menimbulkan iritasi. Untuk itu, mari kita mengenal dan cari tahu penanggulangan dan pencegahan dari tungau telinga pada kucing.

 

Q: Bagaimana ciri kucing yang terinfeksi tungau telinga?

A: Tungau telinga berukuran sangat kecil sehingga jika ingin melihatnya, dokter hewan biasa menggunakan otoscope yang dimasukkan ke saluran telinga kucing. Sulit mengandalkan mata telanjang, Anda sebagai paw parent bisa memperhatikan perubahan perilaku yang terjadi pada kucing yang bisa menjadi indikasi ciri-ciri tungau telinga, yaitu:

  • Kucing menggaruk secara berlebihan di kepala atau lebih spesifik bagian telinga 
  • Kucing sering menggerakkan kepala dengan membuat gerakan seperti menggeleng
  • Di bagian daun telinga kucing terlihat ada kerak berwarna coklat kemerahan
  • Muncul bau tidak sedap dari telinga kucing
  • Munculnya luka di belakang telinga kucing akibat sering digaruk

Jika tanda tersebut terlihat, sebaiknya paw friends segera membawa si pus ke dokter hewan untuk pemeriksaan yang lebih lanjut.

Tungau telinga yang tampak dari mikroskop
Tungau telinga yang tampak dari mikroskop.
Photo credit: Blue Cross

 

Q: Bagaimana cara kucing terjangkit tungau telinga?

A: Penyebab utama tungau telinga pada kucing adalah melalui kucing lain yang terinfeksi tungau di telinganya. Penularan ini dapat dilakukan saat adanya kontak langsung dengan penderita. Kucing muda/kitten serta kucing yang sering berada di luar rumah lebih rentan terkena tungau telinga.

 

Q: Bagaimana mengatasi tungau telinga pada kucing?

A: Jika kucing sudah didiagnosa menderita tungau telinga, dokter hewan akan membersihkan telinga kucing dengan obat pembersih untuk memberantas tungau. Setelah dilakukan pembersihan pada saat rawat jalan, kucing tetap perlu mendapatkan obat tetes ke telinga kucing selama 2-4 minggu. Hal ini perlu dilakukan karena obat hanya akan membunuh parasit dewasa sedangkan tungau akan meninggalkan telurnya dalam telinga kucing. Pemberian obat secara rutin diharapkan akan membunuh keseluruhan tungau sampai tuntas. Oh iya, kucing tidur dengan ekornya yang melengkung dekat kepala mereka, pastikan untuk membersihkan ekornya juga, ya.

Mengingat tungau bersifat sangat menular kepada kucing dan hewan lain, pastikan agar seluruh pet yang ada di lingkungan yang sama mendapatkan penanganan yang sama. Selain itu, pastikan pula pembersihan rumah harus dilakukan secara menyeluruh, agar tungau yang ada di luar tubuh si kucing tidak menjangkiti tubuhnya lagi. Cara terbaik untuk menghilangkan tungau dalam rumah adalah dengan vacuum cleaner atau mencuci tempat-tempat yang sering dilewati atau ditiduri oleh kucing dengan cairan desinfektan.

Mengingat tungau bisa menular, pastikan untuk memeriksa telinga seluruh kucing secara rutin
Mengingat tungau bisa menular, pastikan untuk memeriksa telinga seluruh kucing secara rutin.
Photo credit: Luisa Azevedo/Unsplash

 

Q: Bagaimana mencegah penularan tungau telinga ke kucing lain?

 

 

Photo credit main image: FOX/Pexels

 

 

Profil Penulis

Selain sedang belajar sebagai seorang marketer, Anisa disibukkan mengurus empat kucing Persia-Himalayan yang menggemaskan: Poka, Ollie, Pabo, dan Cemong.

scroll to top