Kucing Anda Susah Pipis? Cari Tahu di Sini

Kucing Anda Susah Pipis? Cari Tahu di Sini

Posted on 09:49 - 20 Aug 2019
Silvya Winny Silvya Winny Writer, Pet Parents of 4 Dogs & Cosmetic Aficionado

paw friends, penyakit saluran kemih bagian bawah kucing atau dikenal dengan nama Feline Lower Urinary Tract Disease (FLUTD) alias susah pipis umumnya memiliki penyebab yang berbeda-beda. Berikut hal-hal penting yang perlu paw friends ketahui tentang penyakit yang umumnya terjadi pada kucing. Kira-kira apa ya penyebabnya kucing jadi susah buang air kecil (BAK)? Simak! 

Q: Apa itu Penyakit Saluran Kemih Bawah pada Kucing?

A: FLUTD merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan golongan penyakit yang memengaruhi kesehatan saluran kemih bagian bawah (kandung kemih atau uretra) pada kucing. Penyakit yang paling sering dialami adalah Feline Idiopathic Cystitis (FIC), atau cystitis idiopatik kucing, yakni terjadinya peradangan yang tidak diketahui penyebabnya, namun stres dianggap sebagai faktor yang signifikan. 

FLUTD juga sering dikaitkan dengan pembentukan kristal / batu di saluran kemih yang dapat menyebabkan berbagai penyakit yang menyakitkan bagi kucing. Jangan anggap remeh FLUTD, paw friends. Urin yang tidak dapat keluar tersebut berpotensi meracuni tubuh. Oleh sebab itu, pertolongan medis dan nutrisi yang tepat amat diperlukan.

Q: Apa penyebab penyakit ini?

A:Penyakit susah buang air kecil ini adalah penyakit multifaktor. Tidak ada penyebab utama penyakit saluran kemih kucing ini. Dokter hewan mengakui bahwa ada komponen yang dapat berkontribusi terhadap prevalensi penyakit. Beberapa faktor tersebut, antara lain: 

  • Adanya batu di kandung kemih
  • Infeksi kandung kemih
  • Sistitis interstitial (radang kandung kemih)
  • Obstruksi uretra (dapat disebabkan oleh adanya batu di uretra atau sumbatan di dalam uretra yang terdiri dari puing-puing organik seperti sel, protein, dan mineral)
  • Umumnya, kucing yang berusia lebih dari 1 tahun adalah yang paling rentan
  • Kucing kelebihan berat badan, kurang olahraga
  • Riwayat penyakit ginjal kronis atau prosedur saluran kemih 

Faktor Gizi:

Yup, makanan yang paw friends berikan akan memengaruhi kondisi kesehatan kucing kesayangan. Memberikan mereka makanan yang kurang tepat (seperti dry food) tanpa disertai minum yang cukup dapat berkontribusi pada proses munculnya penyakit susah buang air kecil. FLUTD atau susah buang air kecil ini dapat menimbulkan terbentuknya kristal atau batu di dalam salurah kemih dan menyebabkan iritasi, nyeri, dan adanya penyumbatan. Dalam kasus yang parah, ini dapat menyebabkan kerusakan ginjal atau bahkan lebih fatal jika tidak dirawat dengan baik.

Risiko Lingkungan di Rumah:

  • Kucing yang selalu di dalam rumah
  • Memiliki banyak hewan peliharaan
  • Stres: ini bisa terjadi karena ada tamu asing, konflik dengan hewan peliharaan lain, kurangnya tempat untuk beristirahat atau sembunyi.
  • Kurang minum air

Meski begitu, baik itu kucing jantan maupun betina dapat berpotensi mengalami penyakit ini, paw friends. Sebagai informasi tambahan, kucing jantan yang telah dikebiri berisiko lebih besar mengalami penyakit susah BAK ini.

Stres bisa jadi faktor penyebab munculnya penyakit BAK
Stres bisa jadi faktor penyebab munculnya penyakit BAK. Sumber foto: Unsplash.

 Q: Mengapa penting untuk memahami FLUTD?

A: Tahukah paw friends, masalah sulit buang air kecil ini adalah penyakit yang paling sering terjadi pada kucing. Jika tidak dirawat dengan benar, penyakit ini dapat memengaruhi tingkah laku kucing Anda dan menyebabkan mereka tidak buang air kecil pada tempatnya. Alhasil, kebersihan rumah jadi taruhannya. Kabar baiknya, penyakit ini bisa diatasi kok, paw friends. 

Q: Apa saja tanda-tanda masalah kesulitan buang air kecil?

A: Penting bagi paw friends untuk mengetahui tanda-tanda penyakit kesulitan buang air kecil bagi si kitty kesayangan. Semakin cepat Anda ketahui, semakin cepat ia dapat pertolongan.

  1. Buang air kecil di luar kotak pasir / di tempat yang tidak biasa
  2. Kehilangan kontrol kandung kemih
  3. Frekuensi buang air kecil meningkat, namun urin yang keluar hanya sedikit
  4. Urin berwarna gelap, kemerahan, gelap, atau parahnya, berdarah
  5. Merintih saat sedang buang air kecil
  6. Sering menjilati area genital
  7. Nafsu makan berkurang
  8. Tidak berenergi dan malas beraktivitas

Q: Bagaimana pengobatan yang tepat untuk mengatasi penyakit ini?

A: Perhatikan konsumsi makanan kucing Anda, paw friends, karena ini amat penting dalam menjaga kesehatan tubuhnya secara menyeluruh. Makanan yang mengandung magnesium, fosfor, protein dan kalsium tinggi kerap dikaitkan dengan pembentukan batu/sumbatan. Dokter hewan menyarankan untuk memberikan asupan mineral dalam jumlah terbatas, setidaknya 50-60 ml/kg atau per berat anjing Anda. Ini merupakan pencegahan paling mudah untuk mencegah terbentuknya batu dalam saluran kemih kucing. . Namun, apabila ada penambahan asupan suplemen, sebaiknya paw friends berkomunikasi lebih dulu dengan dokter hewan ya. 

Selain itu, beberapa hal ini juga bisa paw friends lakukan:

  1. Memberikan cairan yang cukup
  2. Pastikan air bersih selalu tersedia. Bila perlu, ganti secara rutin
  3. Berikan makanan kucing yang bertekstur moist atau makanan kaleng untuk bantu meningkatkan konsumsi air.
  4. Berikan makanan dalam porsi kecil (namun sering). Tidak disarankan untuk langsung memberikan makanan dalam porsi besar.
  5. Jaga agar kucing paw friends tidak stres.
  6. Jadwalkan waktu untuk bermain dengan kucing Anda.

Q: Apa indikasi yang menentukan Anda untuk segera membawa kucing mendapatkan penanganan lebih lanjut?

A: Sebaiknya apabila tanda-tanda di atas tadi telah terjadi, jangan tunggu lama dan segera periksakan ke dokter hewan. Biasanya penanganan kasus kucing susah pipis yang dalam level ringan membutuhkan pemasangan kateter untuk mengeluarkan urin. Tetapi pada kasus yang berat, akan butuh tindakan bedah agar batu tersebut bisa segera terangkat. 

Q: Apakah penyakit susah buang air kecil ini suatu saat bisa kambuh?

A: Sayangnya, kucing mana pun yang pernah mengidap penyakit ini juga berisiko untuk kambuh, bahkan setelah mendapat perawatan terbaik sekalipun lho, paw friends.

Oleh sebab itu, penting untuk menjaga apa yang dikonsumsi kucing kesayangan agar pencernaan si kucing tidak memengaruhi kesehatan area kemihnya. Cara termudah adalah berikan asupan air yang cukup, jaga kebersihan kandang dan rumah, serta rutin membersihkan kotak pasir kucing Anda.

Profil Penulis
Selain ngomongin kosmetik dan olahraga, wanita ini sukaaaa sekali kopi susu. Bicara soal anjing, dia adalah dog parents yang bakal mellow kalau ngomongin soal anjing pertamanya, Lilo, disusul Bento, Chelsea, dan Zippo.
scroll to top