Apa Yang Harus Dilakukan Saat Anjing Susah Buang Air Besar?

Apa Yang Harus Dilakukan Saat Anjing Susah Buang Air Besar?

Posted on 11:14 - 29 Oct 2019
Silvya Winny Silvya Winny Writer, Pet Parents of 4 Dogs & Cosmetic Aficionado

Sebagian besar pemilik anjing pasti lebih sering mengalami masalah anjing diare daripada susah buang air besar. Walaupun jarang dialami, tak berarti gangguan ini bisa dianggap sebelah mata. 
Jika paw friends sering mengajak anjing jalan-jalan dan memantau kebiasaan buang air mereka, pasti Anda bisa segera menyadari kalau anjing sedang mengalami masalah susah buang air besar (sembelit) dan segera ingin memberinya pertolongan. 

Pertanyaannya, apa yang harus dilakukan saat anjing susah buang air besar? Teruskan membaca artikel ini ya karena kami akan memberikan panduan untuk memahami penyebab susah buang air besar pada anjing, mengenali gejalanya, dan bagaimana cara merawat hewan peliharaan Anda.

Bagaimana kita bisa tahu kalau anjing sedang susah buang air besar?

Biasanya, tanda susah buang air besar (BAB) yang paling mudah diidentifikasi secara langsung adalah ketika anjing kesayangan paw friends hanya mengeluarkan sedikit feses saat sedang buang air besar. Jumlah urin dan feses, warna, tekstur, bau, hingga keberadaan lendir atau darah--merupakan indikator seberapa baik tubuh hewan peliharaan Anda berfungsi. Gejala lainnya termasuk:

  • Tetap dalam posisi berjongkok lebih lama dari biasanya saat buang air besar.
  • Berubah-ubah posisi jongkok
  • Kembung dan tidak nyaman
  • Mengejan sambil berusaha buang air besar
  • Feses yang dikeluarkan cenderung berair sehingga pemilik sering kali salah mengidentifikasinya sedang terkena diare

Jika anjing Anda mengalami susah BAB selama lebih dari dua hari, amat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter hewan. Tanda-tanda susah BAB yang disertai dengan muntah dan lesu, harus dianggap serius dan mendapat pertolongan ahli segera.

Paw friends, walaupun susah buang air besar terkadang hanya gangguan yang singkat, gejala ini juga bisa menjadi indikasi sesuatu yang serius, loh. Konsultasi ke dokter hewan akan sangat membantu untuk mengetahui apakah anjing Anda memerlukan perawatan inap profesional atau dapat dirawat di rumah.

Apa penyebab anjing susah buang air besar?

Paw friends, rata-rata anjing yang kelebihan berat badan berisiko tinggi mengalami susah buang air besar. Namun, Anda juga tak boleh melupakan bahwa faktor gaya hidup dapat berperan dalam derita konstipasi ini. Misalnya, anjing yang kurang berolahraga dan/atau kelebihan berat badan, hingga yang tidak cukup minum air pun (selain berisiko memiliki masalah kesehatan lain), juga berisiko terkena gangguan ini. Mengatur pola makan dengan serat yang terlalu banyak atau terlalu sedikit juga dapat menyebabkan masalah konstipasi.

Beberapa penyebab susah buang air besar lain di antaranya termasuk:

  • Stres yang disebabkan oleh perubahan rutinitas atau lingkungan
  • Makan benda asing yang dicerna dengan buruk
  • Ketidakseimbangan elektrolit
  • Penyumbatan usus
  • Kelenjar dubur yang terinfeksi
  • Tumor
  • Nyeri yang dialami saat buang air besar (misalnya, disebabkan oleh masalah ortopedi)
  • Mengalami hernia
  • Gangguan hormonal
  • Kelainan saraf

Salah satu penyebab susah BAB yang paling sering terjadi pada anjing adalah dehidrasi. Jika Anda mulai curiga anjing mengalami susah BAB lalu menemukan feses yang kering dan keras, maka penting untuk mulai memantau konsumsi airnya. Ingat, hewan peliharaan yang sangat aktif membutuhkan air yang lebih banyak, dan dalam keadaan cuaca yang panas, jumlah konsumsi air mereka juga akan meningkat.

Selain itu, makanan yang Anda berikan untuk anjing kesayangan juga berpengaruh—terutama jika Anda memberikan makanan mentah (raw food), menyiapkan sendiri makanan mereka, atau memberikan makanan formula kalengan. Oleh sebab itu, Anda harus memastikan tubuh anjing cukup terhidrasi dari asupan makanannya. Sebagai contoh, jika Anda sering memberinya makanan kering, tetap pastikan ia menerima air minum. Normalnya, anjing mengonsumsi 30 ml air (per 1 kg berat badan).

Bongkahan tulang jadi penyebab anjing susah buang air besar
Anjing bermasalah susah buang air besar: Photo credit: kathysantodogtraining

Jika anjing paw friends menelan benda asing yang bukan makanan, atau bongkahan tulang besar, ini bisa berpotensi bersarang di dalam usus mereka yang menghalangi feses untuk keluar. Apabila ini yang dialami si doggie, kami sarankan untuk menghubungi dokter hewan. Apalagi jika situasi ini tidak terselesaikan dalam 1 – 2 hari. Pasalnya, hal ini dapat berkembang dengan cepat menjadi masalah yang sangat serius, bahkan fatal.

Utamanya pada anjing jantan yang usianya tidak muda lagi nih, kondisi prostat mereka juga memiliki potensi untuk menekan usus yang menghalangi feses untuk keluar. Biasanya para dokter ahli akan menyarankan para pemilik anjing untuk segera melakukan proses kebiri.

Hernia di dubur anjing Anda, di daerah sebelah anus juga dapat menyebabkan sulitnya buang air besar. Jika hernia menonjol ke rektum, ia akan menutup bagian dari feses untuk keluar. Apabila situasi ini terjadi, biasanya diperlukan langkah pembedahan untuk mengatasi hernia tersebut.

Apa yang diberikan jika anjing susah buang air besar?

Anjing bermasalah susah buang air besar
Anjing bermasalah susah buang air besar. Photo credit: Ryan Stone

Jika masalah susah BAB anjing Anda tampak ringan--dalam arti tidak lebih dari 48 jam, dan tidak terkait dengan gejala tambahan apa pun—paw friends dapat mencoba merawatnya di rumah. Namun, jika upaya itu gagal, jangan terus mencoba perawatan lain karena berbahaya bagi seekor anjing jika ia terlalu lama tidak buang air besar. 

Beberapa hal disarankan untuk dilakukan di antaranya:

1. Olahraga

Mudah saja. Anda bisa memulainya dengan memeriksa tingkat aktivitas anjing Anda. Menjaga anjing untuk tetap bergerak akan membuat sistem pencernaan mereka senantiasa "bergerak". Anjing yang telah berusia lanjut pun tetap butuh bergerak dan berolahraga loh, namun disesuaikan dengan tingkat kemampuannya.

2. Diet

Diet yang mengandung kadar serat larut dan tidak larut optimal akan menjaga pencernaan tetap sehat. Makanan kering ada juga yang dirancang khusus untuk menjaga kesehatan pencernaan. Namun jika anjing Anda tergolong yang jarang minum air putih, ada baiknya untuk mulai mempertimbangkan beralih ke makanan basah. Tidak harus beralih secara ekstrem, mungkin Anda bisa perlahan mencampur sedikit air ke dalam makanan mereka. Pastikan pula piring berisi air minum mudah diakses setiap saat, ya.

3. Suplemen

Paw friends, penting loh memastikan anjing Anda terhidrasi dengan menambahkan kandungan serat. Beberapa jenis suplemen makanan juga dapat membantu meringankan masalah buang air besar. Namun, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter hewan sebelum memberikan suplemen. Dokter hewan perlu melihat apa penyebab susahnya BAB dan apakah suplemen tersebut aman. Apalagi jika si doggie sedang dalam pengobatan.

Beberapa pemilik anjing sukses mengatasi masalah sembelit dengan memberikan labu kalengan untuk disantap si doggie. Untuk anjing yang lebih kecil, campur sekitar satu sendok teh labu dengan makanan mereka. Sementara anjing yang lebih besar, campur satu sendok makan labu ke dalam makanan mereka. Selain itu, Anda juga bisa coba menambahkan bubuk psyllium ke dalam makanan anjing mereka.

4. Probiotik dan prebiotik

Produk seperti Fortiflora atau Nutri-Plus gel, dapat menambah atau mendorong pertumbuhan bakteri baik di dalam usus yang bermanfaat meringankan masalah buang air besar. Selain itu, suplemen asam lemak Omega 3 juga patut dicoba pada anjing yang mengidap susah BAB berulang.

Kapan harus mengunjungi dokter?

Susah BAB adalah kondisi yang relatif umum terjadi dan bisa diobati di rumah. Namun, jika upaya untuk mengatasi masalah pencernaan anjing Anda tidak berhasil setelah 24 – 48 jam, saatnya untuk berkonsultasi dengan dokter hewan. Sembelit yang tidak diobati akan bikin anjing tidak nyaman, dan jika semakin buruk, bisa membahayakan kesehatannya. Jika anjing Anda menunjukkan gejala lain, seperti muntah, segera cari bantuan dokter hewan.

Kunjungan dokter hewan tentu akan melewati pemeriksaan fisik dan mungkin, pemeriksaan darah, feses, urinalisis, sinar-X, atau tes diagnostik lainnya. Dokter hewan mungkin akan memberikan obat-obatan dan rekomendasi perawatan yang dapat Anda lakukan sendiri di rumah. Paw friends, dengan perawatan yang cepat dan tepat, anjing Anda bisa ditangani dan sembuh lebih cepat.

Profil Penulis

Selain ngomongin kosmetik, olahraga, wanita ini sukaaaa sekali kopi susu. Bicara soal anjing, dia adalah dog parents yang bakal mellow kalau ngomongin soal anjing pertamanya, Lilo, disusul Bento, Chelsea, dan Zippo.

scroll to top